Sejarah Perusahaan

Direktur Utama PT. Dukuh Raya, H. Agus Salim Rabang menceritakan perjalanan beridirinya  galangan kapal diwilayah Nusa Tenggara yang didirikan pada tahun 1994 oleh H. Muhammad Arifin. Keberadaan galangan kapal di NTB merupakan respon atas dibukanya jalur lalu lintas laut atau Tol Laut gagasan Presiden RI Jokowi diwilayah NTB.

“Pada tahun 1994, galangan kapal tidak ada di wilayah Nusa Tenggara, hanya ada di Surabaya. Untuk itu, (alm) Bapak H. Muhammad Arifin bekerjasama dengan pemerintah NTB untuk membangun galangan kapal di Lembar ini” Ungkapnya.

Agus Salim Rabang memaparkan, saat ini ada 100 pekerja yang bekerja di Galangan Kapal PT. Dukuh Raya, Nantinya akan ada empat Galangan Kapal dengan tiga galangan Sistem Air Kolam dan satu sistem Air Bag.

“Ada 100 pekerja di PT. Dukuh Raya saat ini dan 90 Persen tenaga kerja berasal dari Lombok, 10 persen pekerja dari luar daerah. Nanti ada empat Galangan Kapal, satu Galangan kapal membutuhkan 100 Pekerja, jadinya nanti kita butuhkan 400 Pekerja dan insyaallah nanti kita akan berusaha untuk memprioritaskan putra daerah,” ungkapnya.